PENGARUH JENIS MEREK DAGANG ARTEMIA YANG BERBEDA TERHADAP HATCHING RATE DALAM PROSES DEKAPSULASI PADA SALINITAS 30 PPT
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jenis merek dagang artemia terhadap daya tetas (hatching
rate) setelah proses dekapsulasi pada salinitas 30 ppt. Artemia merupakan pakan alami penting dalam tahap larva
budidaya ikan dan udang karena nilai nutrisinya yang tinggi (Istiqomah et al., 2024). Metode eksperimen yang
digunakan melibatkan empat jenis merek dagang artemia (A, B, C, dan D) dengan lima ulangan dalam Rancangan
Acak Lengkap. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan (p < 0,05). Merek A
menunjukkan daya tetas tertinggi (72,1%), sementara C terendah (57,2%). Faktor-faktor yang berperan termasuk
spesies artemia, kualitas kista, efektivitas dekapsulasi, serta stabilitas kualitas media seperti suhu, salinitas,
oksigen terlarut, dan pH. Temuan ini dapat menjadi acuan pemilihan artemia untuk hatchery guna meningkatkan
efisiensi produksi larva.
Article Details
References
Aliyas, A. (2019). Pengaruh Salinitas yang
Berbeda terhadap Penetasan Artemia
sp. Tolis Ilmiah: Jurnal Penelitian,
(1), 12–17.
Ferdiawan, I. 2022. Pemberian Kombinasi
Mikroalga Dan Tepung Kedelai
Terhadap Pertumbuhan Dan Sintasan
Artemia Sp.= The Giving Combination
Of Microalgae And Soybean Flour On
The Growth And Survival Of Artemia
Sp. (Doctoral Dissertation,
Universitas Hasanuddin).
Izwar, A., Nugrahawati, A., Akmal, Y.,
Muktitama, A.M., Azhar, R., Hakim,
S. And Mulyani, R., 2024. Efektifitas
Kistam Dekapsulasi Dengan Salinitas
Berbeda Terhadap Daya Tetas
(Hatching Rate) Kista Artemia. Jurnal
Ilmu-Ilmu Perikanan Dan Budidaya
Perairan, 19(1), Pp.1-8.
Khairuman, M., Susilowati, R., & Widyastuti,
T. (2022). Pembenihan dan Budidaya
Artemia. Jakarta: AgroMedia Pustaka.
Maisoni, R. (2017). Budidaya Artemia di
Indonesia. Jakarta: BPPT Press.
Mudjiman, A. (1988). Teknologi
Pemanfaatan Artemia dalam
Pembenihan Ikan dan Udang. Jakarta:
Balai Penelitian dan Pengembangan
Budidaya Air Payau.
Santoso, S. (2017). Menguasai Statistik
dengan SPSS 24. Jakarta: Elex Media
Komputindo.
Suryana, Y., & Adi, K. (2024). Teknik
Dekapsulasi Artemia untuk Hatchery.
Jurnal Akuakultur Inovatif, 9(1), 17–
Tampubolon, A., Syahril, A., & Susilowati, R.
(2020). Evaluasi Hatchability Artemia
pada Salinitas yang Berbeda. Jurnal
Perikanan Nusantara, 12(1), 42–49.
Tombinawa, R., Widyastuti, T., & Dewi, R.
(2016). Teknik Kultur Artemia dalam
Budidaya Udang Windu. Balai Besar
Perikanan Budidaya Air Payau.
Situbondo.
Van Stappen, G. 2015. Live Food Production
Course Book. Faculty Of BiosciencEngineering, Laboratory Of
Aquaculture And Artemia Research
Center, Ghent, Belgia